Friday, 1 February 2019

4 Rekomendasi Restoran Vegetarian di Pekanbaru!

Banyak orang yang langsung antipati ketika mendengar kata vegetarian, terutama pecinta daging yang tidak suka makan buah dan sayur, padahal khasiatnya sangat baik untuk tubuh. Jujur aja, gw paling males kalo disuruh makan sayur dan buah, makanya solusinya makan di resto vegan biar kerasa kaya makan sapi hehehe..
Apa sih beda vegetarian dan vegan?



Orang yang diet vegetarian tidak mengonsumsi daging (baik daging merah seperti sapi, unggas, hewan laut, dll), sementara orang yang diet vegan tidak mengonsumsi semua produk hewani sehingga tidak akan mengonsumsi daging, susu bahkan telur.
Restoran vegetarian yang ada saat ini menyediakan daging analog, yaitu protein nabati yang bertekstur dan rasanya mirip daging asli, sehingga bagi para karnivor bisa "tertipu" seakan-akan makan daging padahal bukan. Nah ini dia 4 resto vegetarian yang pernah kucobain! Btw list ini bakal nambah terus lho, jadi tungguin aja updatenya yaa!!

1. Simple Joy
Restoran ini baru saja buka pada tahun 2017, tempatnya asri dan bersih, di bagian belakangnya ada tempat makan semi outdoor dan ayunan, nyaman bersantai dengan keluarga. Keunikan dari di lokasi ini adalah menyediaan hidangan vegan ala western, ada burger, pizza, spaghetti, dll. Tersedia juga menu khas indonesia seperti nasi lalapan bakar , mieso, sate, nasi goreng, dll.
Spaghetti saus tomat seharga Rp18.000, rasanya sausnya asam manis, dilengkapi potongan daging asap analog dan jamur, pastanya pas tidak terlalu lembek. Paket nasi (bukan) ayam kalasan seharga Rp18.000, dilengkapi dengan nasi dan sayur asam, bumbunya gurih dengan serundeng, tekstur ayamnya mirip aslinya, sambalnya cukup pedas, sayurnya segar, tahu dan tempe bacemnya manis gurih. Minuman yang direkomendasikan adalah barley lemon seharga Rp12.000. Lemonnya manis dan segar, tidak asam sama sekali, ada butiran barley-nya di dasar gelas.
Silakan mampir ke Jl. Jambu Ujung No.6, jam operasional dari 10.30 sd 14.00 dan 17.00 s.d. 20.30, hari Senin tutup kecuali Cu-It dan Cap Go (perayaan kalender lunar).

2. RM The Royal Vegetarian
Lokasinya di Jalan Angkasa No. 35. Anyway gw belom pernah kesana karena selama ini mesen via gojek hehehe.. Intinya berbagai nasi campur, cocok buat lidah Pekanbaru karena rasanya pedas. Menu keunggulannya adalah nasi royal yang terdiri dari Rp15.000 s.d. Rp 30.000, udah dapat sayur dan daging analog. Kalau gw  kadang pesen lauk tambahan, karena kadang pengen gado daging analognya :)

3. Kantin Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Terletak di basement dari Vihara Maitreya tetapi terbuka untuk umum di Jl Riau Ujung. Awalnya gw agak jiper, boleh gak ya masuk ke dalam? Ternyata benar-benar buat umum kok.. Btw kalau dapat izin dengan mereka, kita bisa ambil foto Vihara yang interiornya menarik dan indah.
Bagi jemaat di sana sangat dimudahkan dengan keberadaan kantin tersebut karena bisa langsung makan tanpa mencari makanan di luar. Terdapat juga pengurus vihara dan jemaat yang tinggal di sana. Jika sungkan masuk melalui vihara, jangan naik tangga ke atas, tetapi melalui parkiran bisa ke sisi kanan di mana ada tangga turun ke bawah dan langsung menuju ke kantin.
Tempatnya bersih, tersedia prasmanan sayuran dengan nasi di mana mengambil sesuka hati membayar Rp13.000. Sayurannya segar dan terdapat berbagai jenis bumbu, ada bumbu kari, asam manis, capcay, dll. Kami juga mencoba bak kut teh seharga Rp15.000 yang berisi tahu, jamur dan daging analog, di mana dimasak dengan tingkat kematangan pas, tidak keras tetapi tidak mudah hancur juga. (notes saya belum pernah makan bak kut teh asli). Kuahnya terasa rempahnya, cenderung pahit tetapi (memberi sugesti) menyehatkan. Tersedia berbagai minuman, seperti es teh manis seharga Rp5.000.
Kantin ini sudah beroperasional sejak tahun 2014. Keadaan di sini ramai jika perayaan kalender lunar tanggal 1 dan 15, di mana tersedia juga hidangan sarapan. Untuk tanggalan biasa waktu operasionalnya jam 10 pagi s.d. 8 malam, tetapi periode sayuran diisi adalah jam 11 pagi dan 6 sore, jadi jangan sampai kehabisan. Di kantin tersebut juga terdapat mini market yang menyediakan snack dan makanan beku vegan, pastinya susah ditemukan di pasar biasa, bagi yang ingin memasak daging analog di rumah bisa membelinya di sana.

4. Rumah Makan Vegetarian The Greens”
Restoran ini berpusat di Jl Dr Sutomo No 14B, dan memiliki cabang di Jl Kayumanis. Telah beroperasi sejak tahun 2008, buka dari jam 8 pagi s.d. 9 malam. Ini lokasinya dekat rumahku, lebih enak datang daripada pesan delivery, soalnya bisa milih lauk sendiri.
Tersedia nasi campur di mana kita dapat memilih sendiri lauknya, ada pilihan sayuran, tahu, tempe, dan berbagai daging analog. Kebetulan yang saya coba adalah daging analog ala siobak, bebek panggang, daging sapi, beserta sayuran pelengkap. Rasanya cukup mirip dengan aslinya (note: saya gak pernah makan siobak jadi gak tau), bumbunya lezat, bumbu antara daging analog berbeda sehingga cukup bisa dibedakan antara siobak, bebek, dan sapi. Selain itu sayurannya segar dan banyak pilihannya, cukup menggugah selera orang yang tidak suka sayur. Harga nasi Rp5.000, sayuran Rp1.000, daging analog antara Rp2.000 s.d. Rp5.000/pcs tegantung jenisnya. Saat membayar ternyata saya dihitung paket nasi BBQ seharga Rp17.000.
Tersedia juga menu yang harus dimasak terlebih dahulu, seperti daging analog rasa ikan cabai bernama Happy Fish seharga Rp25.000, rasanya cukup mirip aslinya, bumbunya tajam dan gurih. Teh manis sebagai pelengkap seharga Rp5.000.

Keberadaan restoran vegetarian memenuhi kebutuhan pemeluk agama tertentu yang mewajibkan gaya hidup tersebut (believe) ataupun masyarakat yang sedang mendalami gaya hidup sehat (lifestyle). Bagaimana apakah sahabat tertarik untuk mencoba pengalaman kuliner yang beda dari biasanya sekaligus menyehatkan?

No comments:

Post a Comment